JurnalBanten.id, Indramayu – Aparat kepolisian menggerebek lokasi tempat nongkrong sekelompok remaja yang diduga kuat merupakan komplotan geng motor di Desa Dukuhjati, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026) dini hari tadi sekitar pukul 00.30 WIB.
Kedatangan mendadak para petugas berseragam lengkap tersebut langsung membuat kerumunan remaja itu kocar-kacir melarikan diri menyelamatkan diri ke arah area yang gelap.
Kapolsek Krangkeng, AKP Nandang Supriatna mengatakan, meski para pelaku berhasil meloloskan diri dari kepungan petugas, polisi berhasil mengamankan lima unit sepeda motor yang ditinggalkan begitu saja oleh komplotan tersebut di lokasi.
“Meski para remaja tersebut berhasil meloloskan diri, tapi kami menyita sedikitnya lima unit sepeda motor yang ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya di lokasi kejadian,” jelas Nandang Supriatna.
According to Nandang Supriatna, aksi penggerebekan ini berawal dari adanya aduan cepat warga setempat melalui layanan pesan WhatsApp ‘Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU’. Laporan tersebut langsung direspons cepat dan ditindaklanjuti dengan menerjunkan personel ke lokasi kejadian.
Para remaja yang awalnya sedang asyik berkerumun diketahui langsung panik bukan main sesaat setelah menyadari kedatangan mobil patroli polisi. Petugas di lapangan sempat melakukan pengejaran secara intensif, namun mereka berhasil kabur memanfaatkan kondisi areal yang gelap gulita.
Adapun lima unit sepeda motor yang tertinggal di lokasi langsung diangkut dan diamankan ke kantor polisi sebagai barang bukti. Pihak kepolisian saat ini juga langsung melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Desa Dukuhjati untuk melacak serta mengidentifikasi identitas asli dari pemilik kelima kendaraan yang ditinggalkan tersebut.
Di sisi lain, AKP Nandang Supriatna mengimbau keras kepada para orangtua untuk dapat memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak remaja mereka masing-masing. Ia meminta agar orangtua tidak membiarkan anak-anak keluyuran di luar rumah hingga larut malam tanpa alasan jelas.
“Kami meminta orangtua selalu memastikan anak-anak sudah berada di dalam rumah sebelum larut malam agar tidak terseret ke dalam pergaulan negatif jalanan yang merugikan masa depan,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno memberikan apresiasi tinggi terhadap keaktifan warga yang segera melapor ke polisi ketika menemukan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
AKP Tarno juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus aktif menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” kata Tarno.







